Total Tayangan Laman

Selasa, 14 Februari 2012

Cara Wudhu Rasululullah

Dalam beberapa keterangan (hadits) bahwa wudhu itu bisa dilakukan satu kali-satu kali: عن ابن عباس رضي اللَّه عنهما قال‏:‏ ‏توضأَ رسولُ اللَّه صلى اللَّه عليه وآله وسلم مرةً مرةً‏‏ (Dari Ibnu Abbas ia berkata : Rasulullah saw pernah berwudhu satukali-satu kali (HR Al-Jamaah kecuali Muslim) Wudhu bisa dilakukan dua kali-dua kali : Dari Abdullah bin Zaid, bahwa Nabi SAW pernah berwudhu dengan membasuh dua kali-dua kali. (HR.Bukhari) Juga bisa dilakukan tiga kali-tiga kali Dari Humran, mantan budak Utsman, bahwa ia melihat Utsman bin Affan minta dibawakan tempat air, lalu aku tuangkan ke telapak tangannya tiga kali kucuran, ia pun mencuci tangannya. Kemudian ia pun berkumur dan berintinsyaq kemudian membasuh wajahnya (tiga kali), kedua tangannya hingga sikut (tiga kali), lalu mengusap kepalanya. Dan membasuh kedua kakinya (tiga kali hingga mata kaki)… (HR.Bukhari) Dan bisa juga campuran, perhatikan keterangan dibawah ini : Dari Abdullah bin Yazid bin Ashim Al Anshari RA, dia beerkata, "Dia pernah disuruh oleh seseorang, "Berwudhulah untuk kami seperti berwudhunya Rosululloh SAW." Kemudian dia meminta wadah berisi air lalu dikucurkan pada kedua tangannya dan membasuhnya tiga kali, kemudian dia masukkan kedua tangannya lalu dikeluarkannya, kemudian berkumur dan menghirup air dengan hidung dari satu telapak tangan. Dia melakukan itu tiga kali, kemudian dia memasukkan kedua tangannya dan mengeluarkannya lalu membasuh wajahnya tiga kali, kemudian dia memasukkan tangannya lagi dan mengeluarkannya kemudian membasuh kedua tangannya sampai siku masing-masing dua kali, kemudian dia memasukkan tangannya dan mengeluarkannya, lalu mengusap kepalanya dengan menggerakkan kedua tangannya dari depan ke belakang, kemudian dia membasuh kedua kakinya sampai mata kaki. Lalu ia berkata, "Demikianlah cara wudhu Rosululloh SAW." (HR.Muslim 1/145) Adapun mengenai cara mengusap kepala hanya satu kali bersamaan mengusap telinga (baik memasukan telunjuk kedalam lubang telinga maupun ibu jari mengusap bagian luar telinga). Dari Abdullah bin Amr.­ tentang sifat wudhu nabi saw., kemudian ia berkata:"Kemudian beliau saw. mengusap kepalanya dan dimasukkan kedua jari telunjukknya dikedua telingannya, dan diusap (daun telinga) dengan kedua ibu jarinya. (HR. Abu Dawud no.135, Nasa’i no.140 dan Ibnu Majah, no.422 dan disahihkan oleh Ibnu Khuzaimah). “Dan beliau (Nabi saw) mengusap kepala satu kali.” (HR. Abu Dawud, an-Nasa`i dan at-Tirmidzi dari Abdullah bin Zaid dan Ali bin Abi Thalib). Jadi pernah diterangkan mengenai wudhu satu kali, dua kali maupun tiga kali bahkan campuran. Hanya mengenai mengusap kepala menurut dalil yang shahih hanya satu kali. Allohu A"lam

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar