Total Tayangan Laman

Minggu, 05 Februari 2012

KESALAHAN DALAM ADZAN



1.Pertanyaan:Apa hukum memukul beduk sebelum Adzan untuk memberitahukan kepada  orang-orang telah dekatnya waktu Shalat?
Jawaban:Tokok,beduk dan tabuh mengumpulkan orang untuk segera pergi kemesjid adalah perbuatan yang tidak disyariatkan oleh Rasulullah saw,dan beliaupun saw tidak pernah melakukannya dan juga sahabatnya,dan tidak juga dengan imam yang empat.Rasulullah saw telah melarang melakukan panggilan kepada orang-orang yang hendak mengerjakan Shalat dengan tokok atau beduk.Rasulullah saw hanya memerintahkan kita dengan panggilan suara saja.Sebagaimana riwayat dibawah ini:
“Orang-oorang  islam sewaktu sampai dimadinah,selalu berkumpul menunggu-nunggu shalat,tetapi tidak ada siapapun yang menyeru kepada shalat.Lantaran itu pada satu hari,mereka beromong-omong darihal itu;Ada yang bilang:Gunakan naqus (tokok) seperti kaum nasrani dan adapula yang berkata:Tidakkah baik kamu suruh seorang panggil saja buat shalat?Maka sabda Rasulullah:Ya Bilal!Bangun dan panggil orang-orang buat shalat.(HR.Bukhari dan Muslim).
Kesimpulan:Tidak disyariatkan kepada kita untuk memanggil orang buat shalat dengan memukul beduk,karena Rasulullah saw melarang perbuatan tersebut karena menyerupai perbuatan oranng Nasrani.Rasulullah saw hanya memerintahkan dengan suara saja (Adzan).
2.Pertanyaan:Apa hukum membaca Basmallah dan Ta`awwudz sebelum Adzan?
Jawaban:Tidak ada satupun dalil baik dari Al-Qur`an maupun dari hadits yang memerintahkan kita membaca Basmallah dan Ta`awwudz ketika hendak ber Adzan.Ini adalah perbuata yang Bid`ah yang diada-adakan oleh orang-orang.Setiap yang diada-adakan adalah bid`ah dan setiap bid`ah adalah sesat dan setiap kesesatan dineraka.Selayaknya kita meninggalkan perbuaatan tersebut karna tidak ada perintah dari Rasulullah saw tentang hal itu.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
3.Pertanyaan:Apa hukum mengecup kedua ibu jari ketika muadzin mengucapkan,”Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah?
Jawaban:Tidak disyariatkan kita untuk mengecup ibu jari ketika muadzin mengucapkan Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah.Hal ini  tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah saw dan para sahabat nya.Tidak ada satupun dalil mengenai hal ini.Perbuatan ini adalah bid`ah yang diada-adakan didalam agama.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
4.Pertanyaan:Apa hukum menambah lafazh sayyidina ketika Adzan dan iqamah?
Jawaban:Perbuatan ini adalah bid`ah yang diada-adakan didalam agama yang dibuat oleh orang-orang jahil terhadap sunnah.Tidak ada satupun dalil yang memerintahkan kita untuk menambah lafazh tersebut.Selayaknya kita meninggalkan perbuatan yang tidak ada contohnya dari pendahulu kita.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
5.Pertanyaan:Apa hukum membaca doa sesudah Adzan dan iqamah?
Jawaban:Hadits yang meriwayatkan  bahwa Abu Hurairah  membaca:Allahuma rabba ha-dzihid da`watit tammah…..adalah hadits yang dha`if (lemah) menurut penyelidikan ulama ahli hadits karena didalam sanad nya seorang rawi yang majhul.Jadi tidak boleh dijadikan sandaran.Begitu juga dengan bacaan:Aqama hallahu wa adamaha,”Hadits ini adalah hadits lemah yang tidak bias dijadikan pegangan.
Kesimpulan:Tidak disyariatkan membaca doa sesudah Adzan dan iqamah dengan lafazh tersebut.Karena hadits tersebut lemahmenurut ulama ahli hadits.
6.Pertanyaan:Apa hukum membaca Shalawat kepada Rasulullah sebelum dan sesudah Adzan dengan suara yang nyaring?
Jawaban:Hukumny adalah bid`ah,ini merupakan perkara baru yang tidak pernah dilakukan dimasa Nabi saw,tidak pula dimasa khulafa`ar Rasyidun dan tidak pula dilakukan oleh sahabat-sahabatnya yang lain.Sementara yang disyariatkan adalah,hendaknya muadzin bershalawat kepada Nabi saw,setelah adzan dengan sura pelan,tidak meninggikan suaranya karena dengan meninggikan suara adalah bid`ah yang tidak ada perintah dan contohnya.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
7.Pertanyaan:Apa hukum Adzan dan iqamah pada Shalat Istisqa dan Shalat id (Idul Fitri dan Idul Adha)?
Jawaban:Adzan dan iqamah pada shalat istisqa dan shalat Id (Idul Fitri dan Idul Adha) adalah perbuatan bid`ah yang diada-adakan didalam syariat yang suci ini.Tidak ada satupun dalil yang memerintahkan kita untuk ber Adzan dan Iqamah sewaktu mengerjakan shalat istisqa dan shalat Id (Idul fitri dan Idul Adha).Dan tidak pernah diperintahkan dan dicontohkan oleh Rasulullah saw.Selayaknya kita meninggalkan perbuatan yang keji dan mungkar tersebut.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
8.Pertanyaan:Apa hukum Adzan yang dilakukan dengan tujuh orang dengan cara bersamaan (Adzan pitu).
Jawaban:Perbuatan ini jauh sekali dari kebenaran.Bahkan perbuatan ini adalah bid`ah yang sesat yang diada-adakan oleh orang yang tidak mengerti dengan sunnah Rasul saw.Tidak ada satupu dalil yang mensyariatkan tentang hal tersebut.Hal tersebut tidak dilakukan dizaman Rasulullah saw,tidak juga dizaman khulafa`ar Rasyidun yang mendapat petunjuk.Seyogya nya kita meninggalkan perbuatan yang tidak ada tuntunan nya dari Rasulullah saw.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
9.Pertanyaan:Apa hukum Adzan dan Iqamah dikuburan ketika meletakkan Jenazah?
Jawaban:Tidak diragukan lagi bahwa itu perbuatan bid`ah didalam agama,Allah sama sekali tidak memberikan petunjuk untuk perbuatan tersebut karena tidak ada contohnya dari Rasulullah saw,maupun dari sahabatnya.Semua kebaikan itu dalam mengikuti mereka dan menempuh jejak mereka.Sebagaimana firman Allah Ta`ala:
“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk islam) diantara orang-orang muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik,Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya.(QS.At-Taubah:100).
Nabi saw bersabda:“Barang siapa melakukan suatu amal yang tidak ada dasar perintahnya dari kami,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah r.a.)”
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
Kesimpulan:Tidak ada satupun dalil baik dari Al-Qur`an maupun dari Hadits yang menerangkan di syariatkan nya perbuatan tersebut.perbuatan adalah perbuatan bid`ah yang munkar selayaknya ditinggalkan.
10.Pertanyaan:Apa hukum meng Adzankan bayi ketika baru lahir?
Jawaban:Kebiasaan orang pada umumnya apabila ada anak baru lahir,anak yang baru lahir tersebut di adzankan pada telinga kanannya dan iqamah pada telinganya.Untuk itu marilah kita tinjau tentang kedudukan hadits itu.Apabila hadits tersebut shahih maka meng Adzankan bayi yang baru lahir disyariatkan,tetapi jikalau sebaliknya(hadits itu lemah) maka tidaklah disyariatkan.Inilah riwayatnya:
“Dari Abu Rafi ia berkata:Saya melihat Rasulullah saw,membaca adzan pada telinganya Husain tatkala dilahirkan Fatimah.(HR.Ahmad).
“Dari Husain bin Ali bin Abi Thalib,ia berkata:Nabi saw pernah bersabda:Barang siapa mempunyai anak yang baru dilahirkan,kemudian ia bacakan adzan pada telinga yang kanan,dan iqamah pada yang kiri,tidak bisa diganggu oleh syetan.(HR.Abu Ya`la).
Komentar:Hadits yang pertama itu diriwayatkan  dari jalan Ashim bin Ubaidillah sedang dia itu dituduh dengan keras oleh imam Syu`bah sebagai pendusta.Dan berkata Imam Bukhari,Abu Zur`hah dan Abu Hatim,bahwa riwayatnya munkar.Dan berkata imam Daraquthnie:Riwayatnya tidak boleh diterima,sebab dia itu lalai.Dan berkata imam ibnu Khizaimah:Aku tidak suka berdalil dengan riwayatnya,karena ingatannya tidak beres.Dan dilemahkan pula oleh Imam Ibnu Adie.
Dengan demikian tertolaklah hadits itu dan tidak boleh dipakai.
Adapun hadits kedua,maka telah dilemahkan oleh imam Suyuthie di kitabnya Al-Jami`ush Shagier Juz 2 halaman 182.
Kesimpulan:Kami belum pernah mendapatkan hadits yang shahih yang memuaskan hati kami tentang meng adzankan bayi ketika baru lahir.Adzan hanya diperintah untuk panggilan shalat saja.Tidak untuk Meng adzankan bayi yang baru lahir,tidak untuk memadamkan api sewaktu kebakaran,tidak untuk mayit didalam kubur dan tidak untuk menyembuhkan penyakit ain sebagaimana yang dilakukan orang-orang. Saat ini kami berpendapat tidak boleh mengazan kan bayi ketika baru lahir karena kedudukan hadits nya lemah dan tidak bisa dijadikan pegangan.Jikalau pembaca menemukan hadits yang shahih yang menerangkan bahwa meng azankan bayi yang baru lahir adalah sunnah,Maka baritahukanlah kepada kami dan dengan senang hati kami akan menerimanya dan kami akan rujuk kembali pendapat kami.
11.Pertanyaan:Apa hukum Perkataan muadzin dalam adzan “hayya`ala khairil amal’
Jawaban:Adzan adalah sebuah ibadah sebagaimana ibadah-ibadah lain.Dan hukum asal seluruh ibadah adalah taufik .Yakni tidak dikatakan suatu perbuatan ibadah  (disyariatkan) melainkan dari Al-Qur`an dan As-Sunnah.Maka perkataan ,Kalau kita mengacu dengan kalimat adzannya Bilal yang termaktub didalam(shahih Bukhari dan shahih Muslim)maka tidak kita jumpai tentang bilal berkata dalam adzannya seperti”hayya`ala khairil amal.
Demikian pula Abdullah Ummi Maktum,ia biasa mengumandangkan adzan untuk Nabi saw pada sebagian waktu shalat,dan dalam adzannya tidak ada sedikitpun kalimat-kalimat yang tersebut diatas.
Dan begitu pula adzan Abu Mahdzurah di mekkah,tidak ada kalimat tersebut.Nabi telah mengajarkan kalimat-kalimat adzan kepada muadzin-muadzin nya yang kita bisa lihat didalam kitab shahih Bukhari dan shahih Muslim dan kitab sunnah lainnya.Tidak diragukan lagi bahwasanya menambah lafazh adzan sebagaimana diatas adalah bid`ah yang diada-adakan setelah sepeninggal Rasulullah saw dan sahabatnya.Penambahan lafazh adzan tersebut dicetuskan oleh orang-orang Rafidhah.
Kesimpulan:Tidak disyariatkan menambah lafazh”hayya`ala khairil amal didalam adzan.Hendaklah kita mengikuti apa-apa yang telah diajarkan oleh Rasulullah saja.Dan menjauhi seluruh yang diada-adakan oleh orang-orang  yang jahil didalam ummat ini.
12.Pertanyaan:Apa hukum membaca surat Al-Ikhlas sebelum iqamat?
Jawaban:Membaca surat Al-Ikhlas sebanyak tiga kali sebelum iqamat sebagai pemberitahuan kepada kaum muslimin bahwa muadzin akan iqamat,merupakan perbuatan bid`ah didalam agama.Hal tersebut tidak ada tuntunannya sama sekali.Perbuatan tersebut tidak pernah dikerjakan dan diperintahkan oleh Rasulullah saw.Dan juga tidak dilakukan oleh sahabat-sahabatnya.Mengenai hal tersebut sama sekali tidak ada dalil baik dari Al-Qur`an maupun dari As-Sunnah.Selayaknya kita meninggalkan perbuatan yang tidak ada contohnya dari Rasulullah saw.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
14.Pertanyaan:Apa hukum membaca Al-Qur`an sebelum shalat shubuh dengan pengeras suara?
Jawaban:Membaca Al-Qur`an sebelum shalat shubuh dengan pengeras suara adalah perbuatan bid`ah.Disamping ia juga mengganggu orang yang ingin melaksanakan qiyamullail dan istighfar pada waktu yang penuh berkah ini.Rasulullah saw melarang menyaringkan suara sewaktu membaca Al-Qur`an sebagaimana sabda Rasulullah saw:
“Janganlah sebagian kalian menyaringkan bacaan Al-Qur`an-nya terhadap sebagian yang lain.(al-Hadits).
Kesimpulan:Hendaklah kita membaca Al-Qur`an tidak dengan menyaringkan bacaan karena dapat mengganggu kekhusyuan orang lain yang sedang beribadah.
15.Pertanyaan:Apa hukum imam mengucapkan “Innallaha laa Yanzhuru ilash Shaffil A`waji ketika iqamat?
Jawaban:Hal ini tidak disyariatkan oleh Rasulullah saw.Rasulullah saw selalu mengimami para sahabatnya akan tetapi Rasulullah saw tidak pernah melafazkan kalimat tersebut ketika Bilal ber iqamat,begitu juga dengan Abu Bakar,Umar,Utsman dan Ali beliau r.a.selalu meng imami kaum muslimin.Tetapi tidak satu pun dari mereka mengucapkan seperti lafazh tersebut.Tidak diragukan lagi bahwasanya perbuatan ini adalah bid`ah yang diada-adakan didalam agama Allah yang hanif ini.Dan selayaknya kita meninggalkan segala sesuatu didalam ibadah yang tidak pernah disyariatkan oleh Allah dan Rasul-Nya.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
16.Pertanyaan:Apa hukum Membaca Basmallah ketika memulai Adzan?
Jawaban:Hal ini adalah perbuatan yang jahil terhadap sunnah Rasul saw.Tidak ada satu hadits pun Rasulullah saw,memerintahkan muadzin di masa Rasulullah saw agar mengucapkan Basmallah ketika ktika memulai adzan.Kebahagiaan adalah mengikuti tuntunan Rasulullah saw dan menjauhi segala perbuatan bid`ah didalam agama.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)

11 komentar:

  1. semua kau anggap bid'ah,,,,,,,
    memang banyak poin diatas yang melenceng dari sunnah,,,,,
    tapi tidak semua bidah itu tertolak dan masuk neraka,,,,,,
    rasulullah gak pake motor dan mobil jika berangkat shalat jumat,,,
    jadi itu termasuk bid'ah,,,lalu masuk neraka....?
    orang2 dengan pengetahuan dangkal seperti anda,langsung menyalahkan orang lain tanpa memandang sebab musabab lah yang harus dimasukan ke neraka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Smua di bilang bid'ah sikat gigi pake pepsoden habis bangun tidur jangan2 kau bilang bid'ah juga. Aah bau jigong lah mulutmu lae...

      Hapus
    2. Kalau orang hatinya sudah tertutup emang susah di beri ilmu yang benar!!!

      Hapus
  2. Saya rasa yg ngga boleh adalah bermabuk-mabukan sebelum azan.

    BalasHapus
  3. anda hanya bisa mengklaim semua perbuatan itu bid'ah,,sedangkan anda sendiri tidak tau benar apa Definisi dari Bid'ah?Jika anda punya hadist yg shahih maka keluarkan di blog anda ini...biar orang tau tentang ilmu anda smp dmna?

    BalasHapus
  4. blog ga tau ilmu nih jangan asal mem bid'ah'kan ...
    semoga Allah mengampuni anda.

    BalasHapus
  5. iya, saya sependapat dg yg lainnya. Dari pertama saya baca langsung saya bilang ada yg ga beres. Ilmu brkembang woy, smwanya berkembang. Tp tidak sgala yg brkembang menyalahi dasarx. Saya mau tanya, apakah ada larangan langsung dari rasulullah membca basmallah sbelum azan. Terus apakah ada dampak buruk kalau membaca basmallah sbelum azan. Sdangkan membca basmallah adalah dpt pahala. Ingt hadits beliau ttg segalanya berawal dari niat, niat kta baik. Trus beliau menganjurkan membca basmallah sbelum beraktifitas dlm kbaikan.. Sya rasa pernyataan yg 1 ini dpt mwakili poin2 lain yg saudara anggap bid'ah. Bid'ah trbgi dua, hasanah dan sayyiah

    BalasHapus
  6. Keliatan bodohnya, dangkal banget pemikiranmu.... Aku tantang kamu ntk adu argumen pake Kitab (berhadapan langsung),berani gak?

    BalasHapus
  7. Muka kamu itu jg bid'ah...kek comberan :p

    BalasHapus
  8. Saya suka karena ketegasan isi artikelnya. Siapapun boleh berkomentar asalkan didasari dengan dalil yang jelas dan tegas.

    BalasHapus