Total Tayangan Laman

Minggu, 05 Februari 2012

KESALAHAN DALAM ADZAN



1.Pertanyaan:Apa hukum memukul beduk sebelum Adzan untuk memberitahukan kepada  orang-orang telah dekatnya waktu Shalat?
Jawaban:Tokok,beduk dan tabuh mengumpulkan orang untuk segera pergi kemesjid adalah perbuatan yang tidak disyariatkan oleh Rasulullah saw,dan beliaupun saw tidak pernah melakukannya dan juga sahabatnya,dan tidak juga dengan imam yang empat.Rasulullah saw telah melarang melakukan panggilan kepada orang-orang yang hendak mengerjakan Shalat dengan tokok atau beduk.Rasulullah saw hanya memerintahkan kita dengan panggilan suara saja.Sebagaimana riwayat dibawah ini:
“Orang-oorang  islam sewaktu sampai dimadinah,selalu berkumpul menunggu-nunggu shalat,tetapi tidak ada siapapun yang menyeru kepada shalat.Lantaran itu pada satu hari,mereka beromong-omong darihal itu;Ada yang bilang:Gunakan naqus (tokok) seperti kaum nasrani dan adapula yang berkata:Tidakkah baik kamu suruh seorang panggil saja buat shalat?Maka sabda Rasulullah:Ya Bilal!Bangun dan panggil orang-orang buat shalat.(HR.Bukhari dan Muslim).
Kesimpulan:Tidak disyariatkan kepada kita untuk memanggil orang buat shalat dengan memukul beduk,karena Rasulullah saw melarang perbuatan tersebut karena menyerupai perbuatan oranng Nasrani.Rasulullah saw hanya memerintahkan dengan suara saja (Adzan).
2.Pertanyaan:Apa hukum membaca Basmallah dan Ta`awwudz sebelum Adzan?
Jawaban:Tidak ada satupun dalil baik dari Al-Qur`an maupun dari hadits yang memerintahkan kita membaca Basmallah dan Ta`awwudz ketika hendak ber Adzan.Ini adalah perbuata yang Bid`ah yang diada-adakan oleh orang-orang.Setiap yang diada-adakan adalah bid`ah dan setiap bid`ah adalah sesat dan setiap kesesatan dineraka.Selayaknya kita meninggalkan perbuaatan tersebut karna tidak ada perintah dari Rasulullah saw tentang hal itu.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
3.Pertanyaan:Apa hukum mengecup kedua ibu jari ketika muadzin mengucapkan,”Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah?
Jawaban:Tidak disyariatkan kita untuk mengecup ibu jari ketika muadzin mengucapkan Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah.Hal ini  tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah saw dan para sahabat nya.Tidak ada satupun dalil mengenai hal ini.Perbuatan ini adalah bid`ah yang diada-adakan didalam agama.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
4.Pertanyaan:Apa hukum menambah lafazh sayyidina ketika Adzan dan iqamah?
Jawaban:Perbuatan ini adalah bid`ah yang diada-adakan didalam agama yang dibuat oleh orang-orang jahil terhadap sunnah.Tidak ada satupun dalil yang memerintahkan kita untuk menambah lafazh tersebut.Selayaknya kita meninggalkan perbuatan yang tidak ada contohnya dari pendahulu kita.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
5.Pertanyaan:Apa hukum membaca doa sesudah Adzan dan iqamah?
Jawaban:Hadits yang meriwayatkan  bahwa Abu Hurairah  membaca:Allahuma rabba ha-dzihid da`watit tammah…..adalah hadits yang dha`if (lemah) menurut penyelidikan ulama ahli hadits karena didalam sanad nya seorang rawi yang majhul.Jadi tidak boleh dijadikan sandaran.Begitu juga dengan bacaan:Aqama hallahu wa adamaha,”Hadits ini adalah hadits lemah yang tidak bias dijadikan pegangan.
Kesimpulan:Tidak disyariatkan membaca doa sesudah Adzan dan iqamah dengan lafazh tersebut.Karena hadits tersebut lemahmenurut ulama ahli hadits.
6.Pertanyaan:Apa hukum membaca Shalawat kepada Rasulullah sebelum dan sesudah Adzan dengan suara yang nyaring?
Jawaban:Hukumny adalah bid`ah,ini merupakan perkara baru yang tidak pernah dilakukan dimasa Nabi saw,tidak pula dimasa khulafa`ar Rasyidun dan tidak pula dilakukan oleh sahabat-sahabatnya yang lain.Sementara yang disyariatkan adalah,hendaknya muadzin bershalawat kepada Nabi saw,setelah adzan dengan sura pelan,tidak meninggikan suaranya karena dengan meninggikan suara adalah bid`ah yang tidak ada perintah dan contohnya.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
7.Pertanyaan:Apa hukum Adzan dan iqamah pada Shalat Istisqa dan Shalat id (Idul Fitri dan Idul Adha)?
Jawaban:Adzan dan iqamah pada shalat istisqa dan shalat Id (Idul Fitri dan Idul Adha) adalah perbuatan bid`ah yang diada-adakan didalam syariat yang suci ini.Tidak ada satupun dalil yang memerintahkan kita untuk ber Adzan dan Iqamah sewaktu mengerjakan shalat istisqa dan shalat Id (Idul fitri dan Idul Adha).Dan tidak pernah diperintahkan dan dicontohkan oleh Rasulullah saw.Selayaknya kita meninggalkan perbuatan yang keji dan mungkar tersebut.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
8.Pertanyaan:Apa hukum Adzan yang dilakukan dengan tujuh orang dengan cara bersamaan (Adzan pitu).
Jawaban:Perbuatan ini jauh sekali dari kebenaran.Bahkan perbuatan ini adalah bid`ah yang sesat yang diada-adakan oleh orang yang tidak mengerti dengan sunnah Rasul saw.Tidak ada satupu dalil yang mensyariatkan tentang hal tersebut.Hal tersebut tidak dilakukan dizaman Rasulullah saw,tidak juga dizaman khulafa`ar Rasyidun yang mendapat petunjuk.Seyogya nya kita meninggalkan perbuatan yang tidak ada tuntunan nya dari Rasulullah saw.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
9.Pertanyaan:Apa hukum Adzan dan Iqamah dikuburan ketika meletakkan Jenazah?
Jawaban:Tidak diragukan lagi bahwa itu perbuatan bid`ah didalam agama,Allah sama sekali tidak memberikan petunjuk untuk perbuatan tersebut karena tidak ada contohnya dari Rasulullah saw,maupun dari sahabatnya.Semua kebaikan itu dalam mengikuti mereka dan menempuh jejak mereka.Sebagaimana firman Allah Ta`ala:
“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk islam) diantara orang-orang muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik,Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya.(QS.At-Taubah:100).
Nabi saw bersabda:“Barang siapa melakukan suatu amal yang tidak ada dasar perintahnya dari kami,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah r.a.)”
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
Kesimpulan:Tidak ada satupun dalil baik dari Al-Qur`an maupun dari Hadits yang menerangkan di syariatkan nya perbuatan tersebut.perbuatan adalah perbuatan bid`ah yang munkar selayaknya ditinggalkan.
10.Pertanyaan:Apa hukum meng Adzankan bayi ketika baru lahir?
Jawaban:Kebiasaan orang pada umumnya apabila ada anak baru lahir,anak yang baru lahir tersebut di adzankan pada telinga kanannya dan iqamah pada telinganya.Untuk itu marilah kita tinjau tentang kedudukan hadits itu.Apabila hadits tersebut shahih maka meng Adzankan bayi yang baru lahir disyariatkan,tetapi jikalau sebaliknya(hadits itu lemah) maka tidaklah disyariatkan.Inilah riwayatnya:
“Dari Abu Rafi ia berkata:Saya melihat Rasulullah saw,membaca adzan pada telinganya Husain tatkala dilahirkan Fatimah.(HR.Ahmad).
“Dari Husain bin Ali bin Abi Thalib,ia berkata:Nabi saw pernah bersabda:Barang siapa mempunyai anak yang baru dilahirkan,kemudian ia bacakan adzan pada telinga yang kanan,dan iqamah pada yang kiri,tidak bisa diganggu oleh syetan.(HR.Abu Ya`la).
Komentar:Hadits yang pertama itu diriwayatkan  dari jalan Ashim bin Ubaidillah sedang dia itu dituduh dengan keras oleh imam Syu`bah sebagai pendusta.Dan berkata Imam Bukhari,Abu Zur`hah dan Abu Hatim,bahwa riwayatnya munkar.Dan berkata imam Daraquthnie:Riwayatnya tidak boleh diterima,sebab dia itu lalai.Dan berkata imam ibnu Khizaimah:Aku tidak suka berdalil dengan riwayatnya,karena ingatannya tidak beres.Dan dilemahkan pula oleh Imam Ibnu Adie.
Dengan demikian tertolaklah hadits itu dan tidak boleh dipakai.
Adapun hadits kedua,maka telah dilemahkan oleh imam Suyuthie di kitabnya Al-Jami`ush Shagier Juz 2 halaman 182.
Kesimpulan:Kami belum pernah mendapatkan hadits yang shahih yang memuaskan hati kami tentang meng adzankan bayi ketika baru lahir.Adzan hanya diperintah untuk panggilan shalat saja.Tidak untuk Meng adzankan bayi yang baru lahir,tidak untuk memadamkan api sewaktu kebakaran,tidak untuk mayit didalam kubur dan tidak untuk menyembuhkan penyakit ain sebagaimana yang dilakukan orang-orang. Saat ini kami berpendapat tidak boleh mengazan kan bayi ketika baru lahir karena kedudukan hadits nya lemah dan tidak bisa dijadikan pegangan.Jikalau pembaca menemukan hadits yang shahih yang menerangkan bahwa meng azankan bayi yang baru lahir adalah sunnah,Maka baritahukanlah kepada kami dan dengan senang hati kami akan menerimanya dan kami akan rujuk kembali pendapat kami.
11.Pertanyaan:Apa hukum Perkataan muadzin dalam adzan “hayya`ala khairil amal’
Jawaban:Adzan adalah sebuah ibadah sebagaimana ibadah-ibadah lain.Dan hukum asal seluruh ibadah adalah taufik .Yakni tidak dikatakan suatu perbuatan ibadah  (disyariatkan) melainkan dari Al-Qur`an dan As-Sunnah.Maka perkataan ,Kalau kita mengacu dengan kalimat adzannya Bilal yang termaktub didalam(shahih Bukhari dan shahih Muslim)maka tidak kita jumpai tentang bilal berkata dalam adzannya seperti”hayya`ala khairil amal.
Demikian pula Abdullah Ummi Maktum,ia biasa mengumandangkan adzan untuk Nabi saw pada sebagian waktu shalat,dan dalam adzannya tidak ada sedikitpun kalimat-kalimat yang tersebut diatas.
Dan begitu pula adzan Abu Mahdzurah di mekkah,tidak ada kalimat tersebut.Nabi telah mengajarkan kalimat-kalimat adzan kepada muadzin-muadzin nya yang kita bisa lihat didalam kitab shahih Bukhari dan shahih Muslim dan kitab sunnah lainnya.Tidak diragukan lagi bahwasanya menambah lafazh adzan sebagaimana diatas adalah bid`ah yang diada-adakan setelah sepeninggal Rasulullah saw dan sahabatnya.Penambahan lafazh adzan tersebut dicetuskan oleh orang-orang Rafidhah.
Kesimpulan:Tidak disyariatkan menambah lafazh”hayya`ala khairil amal didalam adzan.Hendaklah kita mengikuti apa-apa yang telah diajarkan oleh Rasulullah saja.Dan menjauhi seluruh yang diada-adakan oleh orang-orang  yang jahil didalam ummat ini.
12.Pertanyaan:Apa hukum membaca surat Al-Ikhlas sebelum iqamat?
Jawaban:Membaca surat Al-Ikhlas sebanyak tiga kali sebelum iqamat sebagai pemberitahuan kepada kaum muslimin bahwa muadzin akan iqamat,merupakan perbuatan bid`ah didalam agama.Hal tersebut tidak ada tuntunannya sama sekali.Perbuatan tersebut tidak pernah dikerjakan dan diperintahkan oleh Rasulullah saw.Dan juga tidak dilakukan oleh sahabat-sahabatnya.Mengenai hal tersebut sama sekali tidak ada dalil baik dari Al-Qur`an maupun dari As-Sunnah.Selayaknya kita meninggalkan perbuatan yang tidak ada contohnya dari Rasulullah saw.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
14.Pertanyaan:Apa hukum membaca Al-Qur`an sebelum shalat shubuh dengan pengeras suara?
Jawaban:Membaca Al-Qur`an sebelum shalat shubuh dengan pengeras suara adalah perbuatan bid`ah.Disamping ia juga mengganggu orang yang ingin melaksanakan qiyamullail dan istighfar pada waktu yang penuh berkah ini.Rasulullah saw melarang menyaringkan suara sewaktu membaca Al-Qur`an sebagaimana sabda Rasulullah saw:
“Janganlah sebagian kalian menyaringkan bacaan Al-Qur`an-nya terhadap sebagian yang lain.(al-Hadits).
Kesimpulan:Hendaklah kita membaca Al-Qur`an tidak dengan menyaringkan bacaan karena dapat mengganggu kekhusyuan orang lain yang sedang beribadah.
15.Pertanyaan:Apa hukum imam mengucapkan “Innallaha laa Yanzhuru ilash Shaffil A`waji ketika iqamat?
Jawaban:Hal ini tidak disyariatkan oleh Rasulullah saw.Rasulullah saw selalu mengimami para sahabatnya akan tetapi Rasulullah saw tidak pernah melafazkan kalimat tersebut ketika Bilal ber iqamat,begitu juga dengan Abu Bakar,Umar,Utsman dan Ali beliau r.a.selalu meng imami kaum muslimin.Tetapi tidak satu pun dari mereka mengucapkan seperti lafazh tersebut.Tidak diragukan lagi bahwasanya perbuatan ini adalah bid`ah yang diada-adakan didalam agama Allah yang hanif ini.Dan selayaknya kita meninggalkan segala sesuatu didalam ibadah yang tidak pernah disyariatkan oleh Allah dan Rasul-Nya.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)
16.Pertanyaan:Apa hukum Membaca Basmallah ketika memulai Adzan?
Jawaban:Hal ini adalah perbuatan yang jahil terhadap sunnah Rasul saw.Tidak ada satu hadits pun Rasulullah saw,memerintahkan muadzin di masa Rasulullah saw agar mengucapkan Basmallah ketika ktika memulai adzan.Kebahagiaan adalah mengikuti tuntunan Rasulullah saw dan menjauhi segala perbuatan bid`ah didalam agama.
Rasulullah saw bersabda:Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).
Rasulullah saw bersabda:Amma ba`d:Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad saw,sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan,dan setiap bid`ah adalah sesat.(HR.Muslim dari Jabir r.a.)

39 komentar:

  1. semua kau anggap bid'ah,,,,,,,
    memang banyak poin diatas yang melenceng dari sunnah,,,,,
    tapi tidak semua bidah itu tertolak dan masuk neraka,,,,,,
    rasulullah gak pake motor dan mobil jika berangkat shalat jumat,,,
    jadi itu termasuk bid'ah,,,lalu masuk neraka....?
    orang2 dengan pengetahuan dangkal seperti anda,langsung menyalahkan orang lain tanpa memandang sebab musabab lah yang harus dimasukan ke neraka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Smua di bilang bid'ah sikat gigi pake pepsoden habis bangun tidur jangan2 kau bilang bid'ah juga. Aah bau jigong lah mulutmu lae...

      Hapus
    2. Kalau orang hatinya sudah tertutup emang susah di beri ilmu yang benar!!!

      Hapus
    3. kurang setuju dengan artikel diatas

      Hapus
    4. untuk Saudaraku seiman..Ali Mucharor.
      Assalamu'alaikum WW
      Mudah2an ini bermanfaat
      Ibadah itu ada Dua.
      Ibadah Ma'doh...........berkaitan Hablul minAllah
      Ibadak Mu'amalah......berkaitan dengan Hablul Minannas.
      Ibadah Ma'doh tidak boleh dilakukan kalau tidak ada tuntunanya.
      kalau dilakukan,ini jadi Bid'ah bahkan Sesat.
      ganjaranya pasti Neraka.
      Ibadah Mu'amalah,semua boleh dilakukan kecuali yang
      di haramkan.
      Naik mobil pakai hand phone dll,itu adalah ibadah mu'amalah,dan tidak diharamkan....makanya boleh dilakukan.
      jadi intinya,jangan campur adukkan dua jenis ibadah tsb.
      karena hukumnya berbeda.
      inilah gunanya majlis ilmu,yang tadinya tahu 1 bisa tahu 2 dst
      ada manfaat dan kebenaran pasti dari Allah SWT.
      ada Mudharot dan kesalahan pasti dari saya yang jauh dari kesempurnaan....mohon dimaafkan dan dimintakan Ampun kpd Allah SWT.
      Wallahu alam Bisawaf.
      Wasalaamu'alaikum WW

      Hapus
    5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  2. Saya rasa yg ngga boleh adalah bermabuk-mabukan sebelum azan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. assalaamu'alaikum WW
      utk Akh Martin sangat betul.gimana kalo mabuk bisa adzan.
      hehe........he.

      Hapus
  3. anda hanya bisa mengklaim semua perbuatan itu bid'ah,,sedangkan anda sendiri tidak tau benar apa Definisi dari Bid'ah?Jika anda punya hadist yg shahih maka keluarkan di blog anda ini...biar orang tau tentang ilmu anda smp dmna?

    BalasHapus
    Balasan
    1. utk saudara/sadariku seiman nadyanmung 2.
      saudara kita Abd.Rahman Aljibrin.hanya ingin memenuhi Perintah Rasul pada khotbah terakhir beliau,setelah itu tidak ada khotbah lagi,karena beliau Wafat.yanh intinya Rasullullah SAW,kawatir setelah beliau tiada,sahabat2 enggan menyebarkan ajaran islam karena merasa ilmunya belum cukup.Rasulullah menegaskan "sampaikan walaupun hanya 1 ayat saja.
      ini untuk menambah Fitting spirit sahabat agar mau menyebarkan Ajaran Beliau.
      Kemudian dalam Surat AL-Asr,diperintahkan saling mengingatkan tentang kebenaran (yanh Haq) dan tentang kesabaran.
      kalau kita mengingatkan orang lain tentang kesabaran....
      artinya kita sendiri ya harus SABAR.
      kalau ada Ummat dan Insan lain menyampaikan,yang kita gak sependapat ,kita harus sabar,gak usah menghujad,atau membodoh2kan saudara lain ,ilmu anda sampai dimana.
      SABAR.
      lebih baik kalau ilmu kita ada lebih,sampaikan agar bisa dipahami hamba Allah yang lain.
      semoga bermanfaat

      Hapus
  4. blog ga tau ilmu nih jangan asal mem bid'ah'kan ...
    semoga Allah mengampuni anda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.YRA
      Doa saudaraku Pri budi Laksono Bagus,Saya Aamiin i.
      Aamiin,dua harokat depan dan dua harokat belakang artinya semoga doanya dikabulkan.
      Bguuuuus.
      hanya ada catatan sedikit,
      gak usah menghujad /menghina Blog gak tau Ilmu,jadi emngurangi pahala do'a yang sdh bagus.

      Hapus
  5. iya, saya sependapat dg yg lainnya. Dari pertama saya baca langsung saya bilang ada yg ga beres. Ilmu brkembang woy, smwanya berkembang. Tp tidak sgala yg brkembang menyalahi dasarx. Saya mau tanya, apakah ada larangan langsung dari rasulullah membca basmallah sbelum azan. Terus apakah ada dampak buruk kalau membaca basmallah sbelum azan. Sdangkan membca basmallah adalah dpt pahala. Ingt hadits beliau ttg segalanya berawal dari niat, niat kta baik. Trus beliau menganjurkan membca basmallah sbelum beraktifitas dlm kbaikan.. Sya rasa pernyataan yg 1 ini dpt mwakili poin2 lain yg saudara anggap bid'ah. Bid'ah trbgi dua, hasanah dan sayyiah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saudaraku Hudharye
      Assalaamu'alaikum WW
      untuk Ilmu berkembang gak boleh di Bid'ahkan karena itu ibadah Mu'amalah
      dimana ibadah Mu'amalah semua boleh dilakukan kecuali yang diharamkan.
      Kalau Ibadah Ma'doh,hubungan KepadaAllah SWT,kita sama2 cari Tuntunannya ,kalau memang ada ya kita lakukan.
      kalau belum ketemu atau gak ada dituntunkan ya Bid'ah.
      Biasanya perbedaan Saudara2 kita.....ada tuntunanya....ada hadistnya,...hanya pihak satu menganggap hadist itu Soheh sehingga itu bukan Bid'ah,,...Pihak lain menganganggap hadist itu gak Soheh,sehingga itu dianggap Bid'ah..
      dua2nya benar.
      Namun ada yang sangat CELAKA adalah gak ada ,gak ada tuntunanya,gak ada Hadisnya ,tetap melakukan ibadah ini,,.....ini yang sebenar2nya Bid'ah bahkan sesat.
      Ibadah yang di karang@,seperti dulu ada ustadz dr surabaya,Sholat dengan membaca arabnya dan artinya.....Makanya MUI langsung melarang.
      Masalah membaca Bismillah.
      saudaraku,kalau antum dikelilingi oleh orang2 berilmu,coba tanyakan,apa betul ada tindakan2 kita sebelum melakukan ada yang dilarangan baca bismillah.....nanti antum akan kaget kalau Ulama yang anda kenal itu menyatakan ...Ada....yaitu ini,itu dll.
      saya tidak boleh memberi list/daftar apa22 yang gak boleh didahului dg Bismillah....biar ini jadi PR Antum Saudaraku.
      walaupun itu untuk kebaikan.....saya kasih bocoran satu saja ya......
      membaca Alqur'an semua diawali dengan Bismillah.
      Namum membaca AlQur'an Surat At Taubah...TIDAK BOLEH membaca Bismillah......nah yang lain,mari kita cari sama2 listnya/daftarnya,
      apakah Adzan ini juga termasuk didalamnya?????
      Wasalamu'alaikum WW

      Hapus
  6. Keliatan bodohnya, dangkal banget pemikiranmu.... Aku tantang kamu ntk adu argumen pake Kitab (berhadapan langsung),berani gak?

    BalasHapus
  7. Muka kamu itu jg bid'ah...kek comberan :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saudaraku Wahhabi Tobat.
      Assalaamu'alaikum WW
      Ane juga tidak semua isi artikle diatas menyetujui,namun ada juga beberapa yang benar.
      Yang penting yang mau ane sampaikan ini ,Sirah Rasullullah waktu Dakwah ke Suku THA'IF,
      Menggambarkan betapa kita harus bersabar,sampai2 Malaikat malah yang gak sabar,menawarkan akan mengankat gunung dan ditimpakan ke Suku Tha'if agar semua binasa.
      Nah kalau ada hamba Allah lain yang tidak sependapat dengan kita,
      kita harus bersabar.....oh...iya salah itu dia....klo kita ada kelebiahan ilmu,....kita sumbangkan saja ,untuk meluruskan kesalahanya itu.
      itu lebih baik dan tidak usah kita menghujad BODOH,Dangkal pemikiran,Muka kamu kayak comberan dlll
      SABAR.
      itu cermin dari pada kadar taqwa kita secara Kaaffah,bahwa kita ini muslim sejati.
      Kalau ada saudara yang salah menyampaikan Ilmu,ya kita luruskan ,kita sedekahkan ilmu kita yang bisa meluruskan,sehingga ilmu kita menjadi Rachmatan Lil 'Alamiin.
      ini saya sampaikan kepada saudaraku,hanya karena perintah Allah dalam Surat Al Asr'.......semua Insan akan Rugi kecuali orang yang beriman,dan beramal sholeh dan saling mengingatkan tentang yang Haq/kebenaran dan KESABARAN.
      semoga bermanfaat,kalau benar dan bermanfaat,pasti sumbernya dari Allah SWT,Klo Mudharot dan tidak benar pasti dari saya,yang jauh dari kesempurnaan.
      mohon dimaafkan dan dimintakan Ampun kpd Allah SWT.Aamiin.

      Hapus
  8. Saya suka karena ketegasan isi artikelnya. Siapapun boleh berkomentar asalkan didasari dengan dalil yang jelas dan tegas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. AKH DUDI KURNIADI
      Ass.WW
      Acungan Jempol buat Antum.
      Klo ada yang salah kita luruskan sama2,asal ada dalilnya.
      Klo Ilmu kita ada lebih,sedekahkan disini,akan menjadi amal jariah kita
      yang gak putus sesudah kita meninggalpun.
      Wasalaamu'alaikum WW

      Hapus
  9. Tidak apa-apa menganggap semua yang baru dalam urusan agama islam adalah bid'ah. Yang penting tidak menganggap yang lainya (yang biasa melakukan bid'ah dalam urusan agama) sesat.
    Di artikel tersebut tidak ada kalimat atau kata-kata yang mengadu domba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. AKH.ANGGA,Bijaksana...acunagan jempol dua.

      Hapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  11. Ulama Syafi’iyyah memiliki kaedah,

    اَلْأَصْلَ فِي اَلْعِبَادَةِ اَلتَّوَقُّف

    “Hukum asal ibadah adalah tawaqquf (diam sampai datang dalil)”

    Perkataan di atas disebutkan oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari (5: 43). Ibnu Hajar adalah di antara ulama besar Syafi’i yang jadi rujukan. Perkataan Ibnu Hajar tersebut menunjukkan bahwa jika tidak ada dalil, maka suatu amalan tidak boleh dilakukan. Itu artinya asal ibadah adalah haram sampai ada dalil yang memerintahkan. Di tempat lain, Ibnu Hajar rahimahullah juga berkata,

    أَنَّ التَّقْرِير فِي الْعِبَادَة إِنَّمَا يُؤْخَذ عَنْ تَوْقِيف

    “Penetapan ibadah diambil dari tawqif (adanya dalil).” (Fathul Bari, 2: 80)

    Ibnu Daqiq Al ‘Ied, salah seorang ulama besar Syafi’i juga berkata,

    لِأَنَّ الْغَالِبَ عَلَى الْعِبَادَاتِ التَّعَبُّدُ ، وَمَأْخَذُهَا التَّوْقِيفُ

    “Umumnya ibadah adalah ta’abbud (beribadah pada Allah). Dan patokannya adalah dengan melihat dalil”.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ane lengkapi ya saudra/i ku
      Ibadah Ma'doh kepada Allah SWT....Jangan lakukan klo tidak ada tuntunanya'
      Ibadah Mu'amalah horisontal kepada hamba Allah lain....semua boleh dilakukan kecuali yang diharamkan.
      jangan dipukul rata.

      Hapus
  12. Assalamualaikum, bukankah doa setelah adzan disyariarkan,
    Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu’anhuma, bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang membaca do’a ketika mendengar azan:

    اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّة وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ

    “Allahumma Robba haadzihid da’watit taammati wash-sholaatill qooimah, Aati Muhammadanil wasiilata wal fadhiilah, wab’atshu maqoomam mahmuuda-nillladzi wa’adtahu.”

    “Ya Allah Pemilik seruan yang sempurna ini dan sholat yang ditegakkan, anugerahkanlah kepada Nabi Muhammad; wasilah (kedudukan yang tinggi di surga) dan keutamaan (melebihi seluruh makhluk), dan bangkitkanlah beliau dalam kedudukan terpuji yang telah Engkau janjikan.”

    Maka ia (yang membacanya) berhak mendapatkan syafa’atku pada hari kiamat.” [HR. Al-Bukhari]

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ass.WW
      sudariku Idar.
      Doanya saya setuju,yang perlu ditinjau,perlu dikeraskan atau tidak

      Hapus
  13. “Berilmu sebelum berucap dan beramal”

    BalasHapus
  14. memang benar itu semua bid'ah....tapi bid'ah yang di kenal sebagai bagian dari amal para 'alim 'ulama terdahulu. misalkan dulu al-qur'an tidak ada tanda nya kemudian di beri tanda kasrah, dommah, fathah, nah juga amalan2 baik lainnya rasanya tidak tertolak deh karena dasarnya adlah beramal baik walau tidak ada rasul menganjurkan atau menyunahkan, ini namanya ijma ulama. kemudian yang namanya bid'ah itu yang di ada ada kan tidak sesuai tuntunan kn??? nah seperti mengganti takbir shalat dengan nama Allah yang lain seperi Allahurrahman dll ini yg bid'ah kemudian ada juga bid'ah yg tidak diketahui lo...sujud setelah membaca wirid dan doa setelah selesai shalat...hayo siapa itu yang menganjurkan???

    BalasHapus
    Balasan
    1. AKH ...setuju..........intinya cari tuntunanya ,lakuakan utk ibadah Ma'doh
      Utk mu'amalah lakukan semua kecuali yang diharamkan.

      Hapus
  15. Kita itu diperintahkan membaca Basmallah sebelum melakukan apapun.. Yakali adzan aja dilarang baca basmallah-_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. audariku Uti Randi
      ada beberapa amalan dan tindakan yang kita dilarang membaca Basmallah.
      baca comment say utk Saudara kita Hudharye diatas.

      Hapus
  16. Hati2 dalam menyebar ilmu,andai itu memang benar dari Rasulullah gmn?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akh....klo seandainya kita ada ilmu lebih,mari kita luruskan Artikle diatas.sedekahkan ilmu kita ,biar jadi amal jariah.
      Aamiin.

      Hapus
  17. Balasan
    1. Wallahu'alam bisawaf.
      tapi klo kita ada ilmu lebih mari kita sedekahkan utk meluruskan artikel in.
      biar jadi amal jari'ah.
      Aamiin.

      Hapus
  18. mending tutup aja blognya,jangan mencari hanya 1 sumber

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan Akh....jangan ditutup Blognya,kita Dzolim nanti.
      Jadikan saja Blog ini Majlis Ilmi.
      ada yang punya ilmu lebih sedekahkan.
      biar jadi amal Jari'ah.
      Aamiin.

      Hapus